Minggu, 25 Desember 2016

Manfaat Pisang Bagi Ilbu Hamil



Para pembaca sekalian, berikut saya berikan informasi tentang Manfaat Pisang Bgai Ibu Hamil
Kita pasti mengetahui setiap jenis buah-buahan mempunyai kandungan nutrisi, berupa vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya adalah pisang. Pisang merupakan buah yang mempunyai kandungan nutrisi melimpah seperti potassium, vitamin A, asam folat, vitamin B kompleks, serat, kalium, kalsium, magnesium, zat besi dan lain sebagainya. Berkat semua kandungan di dalamnya, pisang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Ternyata, pisang juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Semua asupan yang terdapat di dalam buah pisang mempunyai kemampuan untuk mengatasi dan mencegah gangguan penyakit pada ibu hamil. Untuk lebih jelasnya, ketahuilah manfaat pisang untuk ibu hamil yang diambil dari hamil.co.id. Inilah sejumlah manfaat pisang untuk ibu hamil.


Pisang


Manfaat Pisang untuk Ibu Hamil
1.      Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan
    Kandungan serat serta komponen mineral yang terdapat di dalam buah pisang seperti, kalium, kalsium dan magnesium berperan untuk meningkatkan proses metabolisme sehingga dapat berlangsung lebih cepat dan dapat menurunkan berat badan setelah melahirkan.
2.      Menambah Energi
             Pada umumnya, seorang ibu hamil cepat merasa lelah dan lemas saat beraktivitas. Jika tak ingin hal tersebut terjadinya, disarankan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Mengkonsumsi pisang juga dapat dijadikan pilihan untuk menambah energi.
3.      Menambah Nafsu Makan
    Biasanya, ibu hamil akan cenderung susah untuk mengkonsumsi makanan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasinya, yaitu dengan mengkonsumsi buah pisang. Kandungan berbagai nutrisi yang terdapat di dalam buah pisang dapat digunakan untuk menambah nafsu makan.
4.      Mencegah Rasa Stres
            Selain mengalami perubahan fisik dan hormon, ibu hamil juga akan mengalami perubahan emosi sehingga menjadi lebih emosional dan sensitif. Rasa buah pisang yang manis dan enak dapat digunakan untuk menenangkan pikiran sehingga dapat mencegah ibu hamil mengalami rasa stres.
5.      Menjaga Kesehatan Tulang Ibu dan Janinnya
            Buah pisang mempunyai kandungan kalsium yang cukup banyak. Kandungan kalsium tersebut mempunyai kemampuan untuk menjaga kesehatan tulang dan janin. Dengan kata lain, kalsium di dalam pisang dapat mencegah kelainan struktur tulang pada janin dan dapat mencegah terjadinya gangguan tulang pada ibu hamil.
6.       Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
      Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau sistem ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi buah pisang agar terhindar dari ancaman penyakit dan gangguan pada janin.
7.      Mengurangi Morning Sickness
            Ibu hamil biasanya akan sering merasa mual dan muntah di pagi hari, terutama pada trimester kehamilan pertama. Kondisi tersebut disebut dengan nama morning sickness, untuk menguranginya dapat dilakukan dengan mengkonsumsi buah pisang.
8.      Membantu Perkembangan Syaraf dan Otak Janin
            Kandungan asam folat yang terdapat di dalam buah pisang berfungsi untuk membantu proses perkembangan syaraf dan otak janin. Selain itu, asam folat juga berfungsi untuk mencegah terjadinya bayi lahir prematur dan lahir cacat.
9.      Mengatasi dan Mencegah Penyakit Anemia
Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil adalah anemia atau kurang darah. Anemia akan memberikan resiko buruk pada ibu hamil dan janinnya karena akan menyebabkan terjadinya komplikasi pada proses persalinan dan setelahnya. Untuk mengatasi dan mencegah penyakit anemia, dianjurkan untuk mengkonsumsi buah pisang karena di dalamnya terdapat kandungan zat besi yang berperan untuk memproduksi sel-sel darah merah.
10.  Mengatasi Masalah Gangguan Pencernaan
    Di dalam buah pisang terdapat kandungan serat yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah gangguan pencernaan ibu hamil, seperti sembelit, susah buang air besar dan wasir. Selain itu, kandungan serat di dalamnya juga berperan untuk menyehatkan organ-organ pencernaan.

        Walaupun Pisang mempunyai banyak manfaat untuk hamil, namun setiap ibu hamil harus tetap mengimbanginya dengan mengonsumsi aneka makanan hingga minuman bernutrisi tinggi, menjalankan pola hidup sehat, beristirahat secara teratur dan tidak malas untuk bergerak. Semua itu berguna untuk menyehatkan kondisi ibu hamil dan janinnya serta dapat melancarkan proses persalinan. Supaya tidak bosan mengkonsumsi buah pisang secara langsung, sebaiknya olahlah menjadi makanan yang menggugah selera makan.

Demikian informasi dari saya, terima kasih telah mengunjungi blog saya. Salam suksen dan salam selalu hidup sehat.

Manfaat Wortel Bagi Kesehatan Tubuh Kita



            Hai para pembaca sekalian, sekarang saya beritahukan tentang manfaat wortel bagi kesehatan tubuh kita
Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 - 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih, dan rasa yang manis langu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya.


Wortel

            Wortel dapat dimakan dengan berbagai cara. Pada wortel mentah hanya 3% β-ririencha yang dilepaskan selama proses pencernaan, proses ini dapat ditingkatkan hingga 39% melalui pulping, memasaknya dan menambahkan minyak sawit. Bisa juga dengan cara di buat jus wortel dan kandungan vitaminnya hampir sama dengan wortel yang dimakan begitu saja.Untuk mendapatkan hasil optimal wortel harus dibudidayakan di dataran tinggi dengan ketinggian minimal 1000 mdpl dengan temperatur udara optimal 15 -21 derajat Celsius. Karena alasan tersebut kebun wortel biasa ditemukan di daerah Batu, Nongkojajar, Dieng dan Priangan.Wortel dapat menaikkan jumlah produksi tomat jika ditanam di rumahmu. Jika dibiarkan berbunga, wortel akan mengeluarkan aroma herbal yang menarik tawon predator untuk datang dan membunuh hama kebun.
Wortel mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Mengkonsumsi wortel baik untuk penglihatan pada mata, terutama bisa meningkatkan pandangan jarak jauh. Selain vitamin A, wortel juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, B9, dan C, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan sodium.

Manfaat Wortel Bagi Kesehatan
1.      Kesehatan Mata
Wortel kaya betakaroten (vitamin A), zat gizi penting yang diperlukan oleh mata. Senyawa ini memang tidak dapat menyembuhkan kebutaan, namun dapat memperbaiki kondisi mata akibat kekurangan vitamin A. Sifatnya yang antioksidan dapat mencegah katarak dan degenerasi makula yang kerap menimpa para lansia.
2.      Kolesterol
Dari hasil penelitian Robertson dkk menunjukkan mereka yang makan 200 g wortel mentah setiap hari selama 3 minggu, kolesterolnya turun sebanyak 11%. Begitu juga penelitian yang dilakukan di Harvard University, AS. Mereka yang makan wortel 5 x seminggu, menurunkan risiko stroke hingga 68%. Sedangkan dari penelitian di Universitas Brussels diketahui vitamin A yang terkandung di dalam wortel dapat mencegah cacat dan kematian akibat stroke. Diperkirakan penurunan kadar kolesterol ini berkat kandungan calcium pectate, jenis serat larut.
3.      Kanker
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Marilyn Menkes, Ph.D di State University New York menunjukkan orang yang tubuhnya rendah kadar betakarotennya berisiko terkena kanker paru-paru. Karenanya, dia menganjurkan agar para perokok mengonsumsi wortel dan bahan makanan lainnya yang tinggi karoten untuk mencegah kanker paru. Ternyata, selain kanker paru, betakaroten serta senyawa lainnya yang juga bersifat antioksidan pada wortel dapat mencegah kanker mulut, tenggorok, lambung, usus, saluran kemih, pankreas, dan payudara. Untuk mendapat manfaat wortel sebagai antikanker, wortel perlu dimasak agar senyawa karotennya lepas. Dengan dimasak, kadar karotennya naik 2 - 5 kali lipat.
4.      Sembelit
Serat yang terkandung pada wortel menaikkan volume feses hingga 25% sehingga urusan ke belakang menjadi lancar.

5.      Membantu Mencegah Terjadinya Infeksi
Wortel memiliki kemampuan untuk mengobati luka luar dan mencegah terjadinya infeksi. Caranya adalah dengan menghaluskan wortel mentah, bisa juga dengan merebusnya terlebih dahulu selanjutnya tempelkan wortel yang sudah dihaluskan tersebut pada luka anda.
6.      Menyehatkan Kulit Dari Luar
Ingin kulit sehat secara alami? Wortel mentah dapat menjadi alternatif masker yang harganya terjangkau sekaligus efektif untuk membuat kulit lebih sehat dari luar. Cukup dengan mencampurkan wortelyang sudah diparut dengan madu secukupnya, maka masker alami, aman, dan menyehatkan sudah bisa anda aplikasikan pada wajah anda.
7.      Mencegah Penyakit Jantung
Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung caretonoids dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung. Caretonoids sangat erat kaitannya dengan dengan pencegahan penyakit jantung ini. Dan wortel tidak hanya mengandung caretonoids tetapi juga sekaligus mengandung beta carotene, alpha carotene serta lutein.
8.      Menurunkan Kolesterol
Kolesterol tinggi? Secara teratur mengkonsumsi wortel, khususnya wortel mentah dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat di dalam darah. Ini karena wortel mengandung serat yang mudah dicerna yang mampu mengikat kolesterol jahat.
9.      Wortel Mentah Sebagai Detoks Alami
Wortel dapat menjadi alternatif detoks yang ampuh. Wortel dapat membantu kerja hati dalam membersihkan racun di dalam tubuh. Kolesterol jahat sekaligus lemak juga bisa dikurangi dengan mengkonsumsi wortel. Hal ini juga yang menjadikan wortel sebagai makanan yang sangat direkomendasikan bagi anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
10.      Wortel Mentah Untuk Menyehatkan Gigi Dan Gusi
Tidak ada makanan lain yang mampu menyehatkan sekaligus menyehatkan gigi dan gusi selain wortel, khususnya wortel mentah. Ya, dengan mengunyah wortel mentah plak, karang gigi maupun bakteri pembuat gigi berlubang dapat dibersihkan. Dalam hal ini wortel mentah berfungsi sebagai pasta gigi sekaligus sikat gigi yang memicu produksi saliva yang banyak yang berfungsi sebagai alkalin. Alkalin sendiri berfungsi untuk menyeimbangkan asam di dalam mulut dan bakteri pembentuk lubang pada gigi. Sedangkan kandungan mineral dalam wortel mentah berfungsi untuk mencegah terjadinya kerusakan gigi.
11.      Mencegah Penyakit Stroke
Penelitian di Universitas Harvard menunjukan jika orang yang mengkonsumsi lebih dari enam buah wortel mentah dalam satu minggu memiliki resiko stroke jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya mengkonsumsi wortel satu buah wortel dalam bulan.
      
Untuk menyimpannya, wortel dibersihkan terlebih dahulu dengan mencucinya dengan air untuk menghilangkan kotoran maupun pestisida yang masih nempel. masukan wortel yang sudah dibersihkan ke dalsm lemari es. Pastikan suhu cukup dingin untuk menjaga kualitas wortel. menjauhkannya dari oksidasi oleh udara dan sinar matahari. maka penimpanan dilakukan pada wadar tertutup rapat dan terlindung dari sinar matahari
Demikian informasi dari saya, semoga bermanfaat dan salam hidup sehat selalu....!!!

Senin, 19 Desember 2016

Rosela Sangat Bermanfaat dan Berkhasiat Bagi Kesehatan



Salam para pembaca sekalian, sekarang akan saya bagikan satu artikel tentang manfaat dan khasiat Rosela. Selamat membaca…

Bunga Rosela

Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan nama rosela atau rosella sedangkan di Australia, rosela ini dikenal sebagai rosella atau buah rosella (rosella fruit). Di belahan dunia lain rosela dikenal dengan cannabinus hibiscus juga dikenal sebagai meśta / meshta di India , Tengamora di Assam, Gongura dalam bahasa Telugu, Pundi di Kannada, LalChatni atau Kutrum di Mithila, Mathipuli di Kerala, dagu baung di Myanmar, krajeab (กระเจี๊ยบ) di Thailand, bissap di Senegal, Guinea Bissau, Mali, Burkina Faso, Ghana, Benin, Niger, Kongo dan Perancis, dah atau dah bleni di bagian lain dari Mali , wonjo di Gambia, zobo di barat Nigeria, Zoborodo di Nigeria Utara, Chaye-Torosh di Iran, karkade (كركديه) oleh bangsa Arab seperti di Mesir, Arab Saudi, dan Sudan, omutete di Namibia, sorrel di Karibia dan di Amerika Latin, Flor de Jamaica di Meksiko, Saril di Panama, rosela, rosella, roselle, asam paya atau asam susur di Malaysia[2]. Bangsa Cina menyebutnya dengan 洛神花 (Luo Shen Hua). Di Zambia dalam bahasa ciBemba tanaman disebut lumanda, katolo dalam bahasa kiKaonde, atau Wusi dalam bahasa chiLunda.

Produksi
Di anak benua India khususnya di wilayah Delta Sungai Gangga, rosela banyak dibudidayakan sebagai serat nabati. Rosela oleh masyarakat lokal disebut Meśta di wilayah tersebut (atau meshta, karakter 'ś' menunjukkan suara sh/sy seperti pada kata she dalam bahasa Inggris dan syukur dalam bahasa Indonesia). Sebagian besar produksi serat yang dihasilkan dari rosella dikonsumsi secara lokal. Namun serat (serta stek atau puntung) dari tanaman rosella memiliki permintaan besar di berbagai serat alami dalam dunia industri.
Rosela atau asam paya[2] merupakan tanaman yang relatif baru dalam dunia industri di Malaysia. Rosela diperkenalkan pada awal 1990-an dan penanaman komersial pertama kali dipromosikan pada tahun 1993 oleh Departemen Pertanian di Terengganu. Areal yang ditanami adalah sekitar 12,8 ha (30 hektaree) pada tahun 1993, tetapi dapat terus meningkat menjadi 506 ha pada (1.000 hektaree) pada tahun 2000. Areal yang ditanami sekarang kurang dari 150 ha (400 hektare) per tahun, di Malaysia umumnya rosela ditanam dengan dua varietas utama. Terengganu adalah wilayah yang pertama dan dipersiapkan untuk menjadi produsen terbesar di Malaysia, namun produksi rosela sekarang telah menyebar ke wilayah-wilayah lain di Malaysia. Walaupun luas lahan semakin berkurang selama satu dekade terakhir atau lebih, rosela menjadi semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai minuman kesehatan yang penting di Malaysia. Untuk sebagian kecil, rosela juga diolah menjadi acar manis, jeli dan juga selai.

Khasiat dari Rosela
Khasiat rosela antara lain untuk menurunkan asam urat, Hipertensi, Diabetes mellitus, memperbaiki metabolisme tubuh, melangsingkan Tubuh, menghambat sel kanker, mencegah sariawan dan panas dalam, menambah vitalitas, meredakan batuk, mencegah flu, antioksidan, antihipertensi, antikanker, antidepresi, antibiotik, aprodisiak, diuretik (peluruh kencing), sedatif, tonik, dan menurunkan absorpsi alkohol.
Pemanfaatan kelopak bunga Rosela sudah dikenal dan diteliti baik oleh pakar kesehatan modern maupun pakar kesehatan tradisional di berbagai negara di dunia. Kelopak bunga tersebut diketahui mengandung zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin A, protein esensial, kalsium, dan 18 jenis asam amino, termasuk arginina dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh.
Secara tradisional, ekstrak kelopak rosela berkhasiat sebagai antibiotik, aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), diuretik (melancarkan buang air kecil), pelarut, sedativ (penenang), dan tonik. Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan Chung San Medical University di Taiwan, Chau-Jong Wang, konsumsi rosela digunakan sebagai salah satu cara baru untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Flora ini terbukti secara klinis mampu mengurangi jumlah plak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Tidak hanya itu, rosela juga memiliki potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat yang disebut LDL dan lemak dalam tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa rosela juga bermanfaat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi (tekanan darah tinggi), membantu program diet bagi penderita kegemukan (obesitas), melancarkan peredaran darah, menurunkan demam umum, melancarkan dahak bagi batuk berdahak, dan dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar.
Ditinjau menurut sudut pandang medis modern (kedokteran), mengonsumsi olahan kelopak bunga rosela secara teratur menunjukkan kesetaraan hasil dengan pengobatan modern (farmakologis) pada beberapa penyakit berikut ini:

1.   Sebagai Terapi Hipertensi
Pemberian ekstrak kelopak rosela yang mengandung 9,6 miligram anthocyanin setiap hari selama 4 minggu, mampu menurunkan tekanan darah yang hampir sama dengan pemberian captopril 50 mg/hari. Rosela terstandar tersebut dibuat dari 10 gram kelopak kering dan 0,52 liter air (Herrera-Arellano, 2004). Terdapat penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,2 % dan tekanan diastolik sebesar 10,7% setelah diberi terapi teh rosela selama 12 hari pada 31 penderita hipertensi sedang (Haji Faraji, 1999).

2.   Asam Urat dan Kesehatan Ginjal
Tingginya kadar asam urat, kalsium dan natrium dalam darah secara mekanisme normal tubuh akan dikurangi dengan membuang kelebihan unsur tersebut melalui ginjal. Jika kondisi demikian dibiarkan berlangsung lama akan memberatkan kerja ginjal sebagai penyaring darah dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu kesakitan pada ginjal. Dengan mengonsumsi rosela, ditemukan penurunan kreatinin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, natrium, dan fosfat dalam urin pada 36 pria yang mengonsumsi jus rosela sebanyak 16-24 g/dl/hari (Kirdpon, 1994).

3.   Khasiat Lebih jauh
Rosela diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan sebanyak 23,10 mg dalam setiap gram bobot kering kelopak rosela. Sejumlah antioksidan yang dikandung rosela tersebut memiliki aktivitas 4 kali lebih tinggi dibanding bubuk kumis kucing. Penelitian yang dilakukan oleh Ir Didah Nur Faridah MSi, periset Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, menunjukkan bahwa kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak rosela terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin yang mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif (akibat proses penuaan) seperti jantung koroner, kanker, diabetes melitus, dan katarak.

Pengolahan dan Pemanfaatan

1.    Teh
Untuk mendapatkan khasiat terbaik dalam kelopak rosela sebenarnya tidak sulit. Untuk mendapatkan teh rosela, bunga yang sudah dipetik, dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari agar memudahkan pemisahan lidah kelopak dengan bijinya. Kemudian cuci air bersih dan jemur kembali selama 3-5 hari. Remas kelopaknya, jika mudah menjadi bubuk artinya kadar air telah mencapai 4-5%. Seduh 2-3 g teh rosela dengan air mendidih hingga larut dan air berubah menjadi kemerahan. Untuk diet, penderita batuk, atau diabetes gunakan gula rendah kalori seperti gula jagung. Atau setelah dipisahkan dari bijinya, bunga segar rosela yang telah dicuci dapat langsung diseduh dengan air panas.


Teh Rosela


Di Afrika, khususnya di Sahel, rosela umumnya digunakan untuk membuat teh manis herbal yang biasa dijual di jalanan. Bunga-bunga kering dapat ditemukan di pasar-pasar setempat. Teh Rosella juga cukup mudah dijumpai di Italia, di mana tanaman ini menyebar pada dekade pertama abad ke-20 sebagai produk khas dari koloni Italia. Di Trinidad dan Tobago di mana banyak diproduksi bir, di sini memproduksi Shandy Sorrel yaitu minuman teh dikombinasikan dengan bir.
Di Thailand, Rosella diminum sebagai teh, diyakini juga mengurangi kolesterol. Hal ini juga dapat dibuat menjadi anggur, rosella biasanya ditemukan dalam teh herbal yang dijual di pasaran, khususnya teh yang diiklankan sebagai berry-flavored, karena rosella bisa memberikan warna merah cerah untuk makanan dan minuman.

2.    Selai
Di Afrika, rosela dijadikan selai atau jeli. Itu diperoleh dari serat yang terkandung dalam kelopak rosela. Rosela juga bisa dibuat salad buah yang dimakan mentah. Dapat juga dikonsumsi dengan kacang tumbuk atau direbus sebagai pengisi kue sesudah dimasak dengan gula. 

Selai Rosela


Kerap bisap-sebutan rosela di Senegal disuguhkan sebagai minuman tradisional. Caranya, kelopak rosela dicampur irisan jahe dan gula lalu ditaruh pada teko tembikar. Setelah itu dididihkan dan diamkan semalam. Disajikan dengan menambahkan es dan rum, ‘Jus’ itu berasa, beraroma, dan berwarna mirip minuman anggur.
3.    Sayuran
Dalam masakan Andhra, cannabinus Hibiscus atau rosella disebut dengan nama Gongura yang secara luas digunakan sebagai masakan. Daun rosella diolah dengan cara dikukus bersama dengan lentil dan dikonsumsi sebagai Dal atau bubur. Masakan tersebut juga dicampur dengan rempah-rempah dan dibuat menjadi Pacchadi.
4.    Obat
Banyak bagian dari tanaman juga diklaim memiliki nilai herbal dalam hal obat-obatan. Mereka telah digunakan untuk tujuan pengobatan seperti Meksiko melalui Afrika, dan juga dari India hingga menyebar ke Thailand. Rosella dikaitkan dengan obat tradisional dan dipercaya bisa mengobati beberapa penyakit seperti hipertensi dan infeksi saluran kemih.

Demikian Artikel tentang khasiat dan manfaat bunga Rosela, semoga bermanfaat. Salam hidup sehat